Kamis, 01 November 2012

Aktivitas Gunung Raung Masih Tinggi 1 Nov 2012

 


suaramerdeka
Aktivitas vulkanik Gunung Api Raung (3.332 mdpl) yang mencakup tiga wilayah Kabupaten Bondowoso, Banyuwangi, dan Jember masih tinggi.
Sebelumnya, kurang dari sepekan pada pertengahan Oktober, statusnya dinaikkan dua kali dari Waspada ke Siaga hingga Rabu (31/10). Catatan kegempaan gunung api tersebut didominasi tremor yang menandakan pergerakan tekanan dari perut gunung ke permukaan. Kondisi tersebut pun menghadirkan krisis.
"Tremor masih menerus. Jadi trennya masih tinggi," jelas Kabid Pengamatan dan Penyelidikan PVMBG, M Hendrasto sembari memperlihatkan grafik kegempaan.
Secara alat, indikator yang ditampilkan itu sesungguhnya sudah menunjukkan bahwa Raung telah meletus. Dinamika ini terus dicermati ahli Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi. "Melihat dari tremornya, secara teoritis sudah harus erupsi berupa letusan eksplosif. Ini ditandai pula dengan laporan masyarakat yang mendengar suara gemuruh dari arah gunung," tandas Kepala PVMBG, Dr Surono.
Ditambahkan, sebagian desa di kaki gunung melaporkan adanya hujan abu. Surono juga menghimpun pengamatan dari lembaga lainnya. Letusan itu memang telah terjadi. Hanya karena luas kaldera dengan diameter 2 Km-an, materialnya jatuh di sekitarnya.
"Info dari hasil pengamatan USGS, Raung sudah dan masih sesekali erupsi. Karena kaldera raung yang dalam dan luas, lontaran materialnya jatuh dalam kaldera, dan tidak tampak ke luar," katanya.
Berdasarkan analisa terakhir, energi yang ditunjukan Raung masih besar kendati tekanannya sedikit mengendor. "Ada sedikit penurunan, tapi tidak signifikan, hampir cenderung stabil."
Dengan pertimbangan tersebut, PVMBG masih mempertahankan status Siaga bagi aktivitas vulkanik Gunung Raung. Area steril gunung tersebut tetap dalam radius 3 km dari puncak.

Warga Sekitar Gunung Raung Stok Bahan Makanan
Metrotv, Banyuwangi: Warga Dusun Mbejong, Desa Sumber Arum, Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis (1/11), resah atas meningkatnya aktivitas Gunung Berapi Raung. Mereka mulai mengungsikan hewan ternak, dan menimbun berbagai bahan kebutuhan pokok.

Hampir setiap malam warga sekitar menggelar ronda malam di depan rumah. Mereka juga melaksanakan intruksi pemerintah setempat, seperti mengumpulkan surat-surat berharga dan perhiasan dalam satu paket. Jika sesuatu terjadi, barang berharga dapat diselamatkan.

Dusun Mbejong, yang sebagian besar daerah perekebunan, telah menyiapkan lima armada angkutan berupa truk untuk mengevakuasi warga. Disiapkan pula sejumlah logistik cadangan berupa mi instan untuk berjaga-jaga.(wtr6)

Raung: 01 Nopember 2012 pk.12.00-18.00 WIB
-Visual:Cuaca cerah,angin tenang,
-suhu udara 27℃,
-Seismik:Tremor menerus amplitudo 2-32mm dominan22mm
-Status: siaga3

0 komentar:

Poskan Komentar